Minggu, 21 November 2021

Bukan Pasien Covid, Keringanan Cicilan Buat Masyarakat Terdampak Pandemi

 


Beredar kabar penangguhan cicilan di masa pandemi hanya untuk pasien Covid-19. Penyebar menyebutkan jugs penangguhan cicilan khusus diberikan bagi nasabah positif Covid-19, dengan lampiran surat dari rumah sakit tempat dirawat.

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi penangguhan cicilan hanya untuk pasien positif Covid-19 adalah hoaks.

Mengutip situs setneg.go.id berjudul "Serangkaian Stimulus dan Insentif bagi Masyarakat untuk Pertahankan Daya Beli" pada 24 Maret 2020, keringanan cicilan dan kredit diberikan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

OJK menetapkan kebijakan relaksasi pinjaman lewat POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease. OJKmemutuskan untuk memperpanjang masa relaksasi restrukturisasi kredit perbankan menjadi menjadi 31 Maret 2023.

Adapun bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memberikan relaksasi kredit dengan nilai di bawah Rp10 miliar yang ditujukan untuk tujuan usaha. Relaksasi ditujukan bagi kredit yang diberikan perbankan maupun industri keuangan nonbank. Keringanan yang diberikan tersebut berupa penurunan bunga dan penundaan angsuran kredit hingga satu tahun.

"Oleh karena itu, kepada tukang ojek dan sopir taksi yang sedang kredit kendaraan bermotor, serta nelayan yang sedang mengambil kredit perahu agar tidak perlu khawatir. Pembayaran bunga dan angsuran diberikan kelonggaran satu tahun," kata Presiden.

Tak hanya itu, masyarakat berpenghasilan rendah yang sedang melakukan kredit kepemilikan rumah bersubsidi juga berhak mendapat rangkaian stimulus pemerintah. Setidaknya ada dua stimulus yang ditawarkan dengan anggaran yang mencapai Rp1,5 triliun.

"Pemerintah memberikan subsidi selisih bunga selama 10 tahun. Jika bunga di atas 5 persen, maka selisih besaran bunganya akan dibayar pemerintah. Pemerintah juga memberikan subsidi bantuan uang muka bagi yang akan mengambil kredit rumah bersubsidi," kata Presiden.

Kesimpulan

Informasi penangguhan dan keringanan cicilan atau kredit hanya untuk pasien positif Covid-19 adalah hoaks. Masyarakat Indonesia yang terdampak pandemi bisa mendapat keringanan cicilan dan kredit.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROMO NOMOR REKENING


PROMO MEMBERSHIP (LOYALTY POINT)