Senin, 16 November 2020

WHO Minta Dunia Tak Berpuas Diri Terkait Kabar Baik Vaksin COVID-19

 



Negaratoto - WHO meminta masyarakat dunia tidak berpuas diri dengan sejumlah kabar baik terkait perkembangan vaksin COVID-19. 


Sejauh ini, beberapa perusahaan farmasi berhasil mengembangkan vaksin yang selama ini ditunggu-tunggu masyarakat dunia.




Terbaru, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Moderna, mengumumkan vaksin virus corona yang mereka kembangkan menunjukkan tingkat efektivitas mencapai 94,5 persen. Jelas itu merupakan kabar menggembirakan.


Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus tak menampik kabar dari Moderna merupakan berita baik. Namun ia meminta masyarakat tetap waspada. 


"Meski kami terus menerima berita yang menggembirakan dan optimis tentang vaksin COVID-19, tetap kita harus hati-hati dalam beberapa bulan mendatang, saat ini kami sangat prihatin dengan lonjakan kasus yang kami lihat di beberapa negara, terutama di Eropa dan Amerika," kata Ghebreyesus dikutip dari Reuters, Selasa (17/11).


Memang sejumlah negara di Eropa seperti Inggris, Prancis, Italia mengalami gelombang kedua penularan virus corona. Bahkan mereka juga kembali menerapkan lockdown dan pembatasan ketat baru.


Senada dengan Ghebreyesus, Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, mengatakan hasil Moderna cukup menggembirakan. 


Meski begitu, keamanan dari vaksin itu masih harus dibuktikan termasuk dampak terhadap relawan uji klinis selama dua bulan beserta efek sampingnya.


“Namun masih banyak pertanyaan yang tersisa tentang durasi perlindungan, dampak terhadap pasien dengan penyakit parah, dampak pada sub-populasi yang berbeda terutama orang tua, serta kejadian buruk yang terjadi setelah periode waktu tertentu,” kata Swaminathan. 


Swaminathan menambahkan, selama uji klinis Moderna harus terus mengumpulkan lebih banyak data.


“Kami melihat setidaknya paruh pertama tahun ini sebagai periode dengan dosis yang sangat terbatas. Suplai akan dibatasi, ada kesepakatan bilateral yang telah dilakukan banyak perusahaan, banyak sekali dosis yang sudah dipesan oleh beberapa negara," tutur dia.


Sebelum Moderna, pengembang vaksin asal Amerika Serikat lainnya, Pfizer, sudah memastikan efektivitas di atas 90 persen. 


Selain itu, vaksin corona Sputnik V dari Rusia juga diklaim efektif 92 persen untuk melindungi dari COVID-19.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROMO NOMOR REKENING


PROMO MEMBERSHIP (LOYALTY POINT)