Rabu, 12 Desember 2018

Jelang Natal, Menhub Imbau Maskapai Tak Patok Harga Tinggi

     Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

NEGARATOTO -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau maskapai penerbangan untuk tidak mematok harga terlalu tinggi selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan pemantauannya, harga tiket angkutan cukup tinggi.

"Sebetulnya, tarif batas atas tidak terjadi. Tetapi, walaupun batas atas tidak terjadi, tetap masih tinggi," ujarnya

"Kami berharap, agar maskapai jangan mematok tarif hingga batas atas, agar para pengguna angkutan udara, terutama mereka yang merayakan Natal didominasi oleh saudara-saudara kita di daerah Indonesia Timur,"

"Saya sudah mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada para operator. Kepada maskapai, saya tekankan agar tidak boleh menjual tiket penerbangan melebihi aturan di PM 14 tahun 2016 itu," kata Polana. 

Namun demikian, ia melanjutkan maskapai masih bisa menjual layanan tambahan secara opsional yang tidak diatur dalam PM, seperti bagasi tambahan dan asuransi tambahan. 

Hal itu telah diatur dalam PM 14 tahun 2016 tentang tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara menambahkan perseroan menjual tiket 90 persen dari tarif batas atas dalam masa angkutan Natal dan tahun Baru 2019. 

"Kami confident menaikkan harga tiket sudah mendekati 90 persen dari tarif batas atas, sebelumnya rata-rata hanya 65-70 persen," tandasnya. 
NEGARATOTO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROMO NOMOR REKENING


PROMO MEMBERSHIP (LOYALTY POINT)