Kamis, 13 Desember 2018

Aparat Diminta Transparan Terkait Aktor Penembakan di Papua

    Aparat gabungan di jalur Trans Papua.

NEGARATOTO -- Koalisi Masyarakat Sipil meminta aparat keamanan tidak hanya sekadar menyebut nama aktor-aktor yang berada di balik penembakan pekerja PT Istaka Karya di Nduga, Papua beberapa waktu lalu. Aparat juga diminta lebih transparan soal terduga pelaku penembakan itu.

Ketua Bidang Kampanye Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arif Yogiawan meminta aparat memberikan penjelasan yang terbuka terkait dugaan keterlibatan aktor-aktor tersebut.

"Kalau memang menyebut nama, (kami) minta ini transparan dan akuntabel, kenapa sebut nama ini. Jangan sampai sebut nama (tapi) tidak jelas juga," kata Feri dalam konferensi pers di kantor YLBHI, Menteng,

Sebelumnya, TNI menyebut seorang bernama Egianus Kogoya merupakan otak penembakan pekerja PT Istaka Karya di Nduga. Sementara itu, Polri mengidentifikasi bahwa aksi penembakan yang diotaki Egianus itu mendapatkan restu dari Panglima Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama yang berinisial PU.

"Sesuai prosedur hukum, perlu transparan dan akuntabel. (Biasanya) walau kemudian ada proses, tapi tidak dibuka prosesnya, ini akan memunculkan kecurigaan,"

"Saat ini pasukan gabungan TNI Polri dan dengan penuh semangat tanpa pantang menyerah terus melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB tersebut," kata Dedi di Mabes Polri, 


Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan pihaknya telah memastikan seluruh korban tewas kasus penembakan di jembatan di jalur Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua yang dilakukan KKB merupakan pekerja PT Istaka Karya.

"Seluruh 16 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Iya semuanya pekerja PT Istaka Karya," kata Dax . 
NEGARATOTO 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROMO NOMOR REKENING


PROMO MEMBERSHIP (LOYALTY POINT)